Wedding Finance

Revolusi Pernikahan Bisa Bikin Hemat ‘Budget’? Bisa Gak Sih?

Berbicara soal pernikahan, berarti juga berbicara banyaknya persiapan yang harus dilakukan dan biaya yang harus dikeluarkan. Momen penting yang diharapkan menjadi momen...

· 1 min read >

Berbicara soal pernikahan, berarti juga berbicara banyaknya persiapan yang harus dilakukan dan biaya yang harus dikeluarkan. Momen penting yang diharapkan menjadi momen sekali seumur hidup ini pun membuat para calon pengantin bersedia untuk mengeluarkan biaya yang tidak sedikit demi mendapatkan hari pernikahan yang sesuai dengan harapannya.

Tapi, dengan semakin berkembangnya tren pernikahan yang ada, biaya yang diperlukan pun juga semakin mahal. Bahkan, dilansir dari Laporan Pengantin Baru Tahun 2018 oleh WeddingWire, generasi millennial menghabiskan lebih banyak biaya daripada generasi sebelumnya untuk pernikahan mereka. Hal ini membuktikan salah satu karakteristik gaya hidup millennial yang konsumtif, bukan?

“Lalu, kira-kira apa yang dapat dilakukan untuk meminimalisir biaya pernikahan?”

Sebagai generasi millennial, kita juga harus dapat menjadi lebih terbuka atau open-minded dalam segala hal, tak terkecuali mengenai biaya pernikahan. Untuk itu, berbicaralah di awal dengan pasangan secara terbuka tentang biaya yang dibutuhkan dan yang dimiliki. Tetapkan anggaran biaya yang harus dikeluarkan serta bicarakan dengan jujur tentang harapan pernikahan yang terkait dengan anggaran biaya tersebut.

Tidak hanya itu, berdiskusi dengan pasangan mengenai seberapa banyak biaya yang dapat dibayarkan oleh masing-masing merupakan dasar perencanaan pernikahan yang cerdas, tidak peduli seberapa besar biaya tersebut. Biasanya, daftar tamu merupakan salah satu hal yang sering menjadi alasan pemotongan anggaran biaya. Jadi, akan lebih baik jika daftar tamu dibuat pada tahap persiapan awal sehingga dapat mengarah lebih baik ke tahap persiapan selanjutnya.

Selain itu, merevolusi pernikahan merupakan pilihan tepat yang dapat membantu kita dalam meminimalisir biaya pernikahan. Kenapa? Karena, dengan merevolusi pernikahan, artinya kita merevolusi pula cara yang digunakan dalam mengatur anggaran biaya pernikahan terdahulu (secara konvensional).

Bayangkan jika kita bisa menghitung biaya pernikahan kita dengan setiap detail yang kita inginkan berulang kali hingga kita dapat mencapai hitungan yang tepat dan sesuai anggaran biaya kita? Maka, kita tak perlu lagi mengkhawatirkan tentang jumlah porsi katering yang kurang atau lebih dan terbuang, atau tentang besarnya tempat pernikahan dengan ketakutan akan kelebihan kapasitas. Sangat modern dan efisien, bukan? Untuk itu, merevolusi pernikahan merupakan suatu hal yang dapat dilakukan untuk memudahkan persiapan serta menghemat anggaran biaya pernikahan. Kalau kita bisa menghemat biaya dengan merevolusi pernikahan, artinya kita dapat menabung lebih banyak untuk hari tua ataupun bulan madu berdua! 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *